AZZAHRA, AMALYA MURHIDAYATI and Setiawan, Budhi (2025) PENILAIAN GEOSITE DENGAN GEOETHICS PADA GOA KELAMBIT DI KECAMATAN SIMPANG, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN. Undergraduate thesis, Sriwijaya University.
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_cover.jpg - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (279kB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (5MB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_TURNITIN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (4MB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_01_front_ref.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (1MB) |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_02.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (524kB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_03.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (905kB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_04.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (2MB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_05.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (157kB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_06_ref.pdf - Bibliography Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (166kB) | Request a copy |
![]() |
Text
RAMA_34201_03071182025011_0012117205_07_lamp.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Goa Kelambit Besar dan Goa Kelambit Kecil berada di Kecamatan Simpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian ini hanya berfokus pada Goa Kelambit Kecil dikarenakan sudah memiliki akses masuk berupa jalan yang memadai, sedangkan Goa Kelambit Besar belum memiliki akses jalan yang layak. Penelitian di Goa Kelambit Kecil telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan geoethics. Geoethics adalah cabang etika yang membahas bagaimana tindakan manusia memengaruhi lingkungan alam, tujuan dari pendekatan geoethics ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam untuk generasi yang akan datang. Selain itu, penelitian ini menggunakan beberapa data dan analisa untuk mendukung penilaian geosite pada Goa Kelambit Kecil, termasuk analisa data LiDAR yang digunakan dalam perhitungan parameter morfometrik goa, diantaranya panjang lorong, tinggi, lebar, kelokan dan pola percabangan pada goa. Berdasarkan perhitungan parameter morfometrik dengan nilai width-height ratio 1,41 dan vertical index 0,041 membuktikan bahwa Goa Kelambit Kecil cenderung lebih berkembang kearah horizontal serta mencerminkan pola lateral khas water-table cave (WTC). Goa ini juga memiliki tortuosity sebesar 1,14 yang menunjukkan jalur goa tergolong lurus dan efisien untuk aliran air. Selain itu, struktur goa sangat sederhana dengan nilai node connectivity degree 1, γ index bernilai 1 dan ramification index bernilai 0 yang menunjukkan bahwa Goa Kelambit Kecil memiliki struktur linier tanpa percabangan, α index bernilai 0 mengindikasikan tidak adanya jalur melingkar pada goa. Data point cloud yang didapatkan dari hasil tangkapan drone DJI Mavic 3 Multispektral berguna untuk melihat posisi pintu goa. Pada tangkapan point cloud Goa Kelambit Kecil terletak di area dengan elevasi tinggi yang tercermin dalam point cloud dengan warna hijau tua di sekitar goa. Vegetasi di sekitar pintu goa menghalangi penglihatan langsung, namun pintu goa tetap terdeteksi dalam point cloud melalui lubang kecil yang tampak hitam. Sedangkan Goa Kelambit Besar terletak di daerah dengan elevasi lebih rendah yang terlihat dalam point cloud dengan warna hijau dan biru. Elevasi yang rendah ini membuat pintu goa lebih mudah terdeteksi, pintu goa terlihat jelas dalam point cloud sebagai lubang besar berwarna hitam, menandakan akses terbuka di area tersebut. Analisa petrografi untuk mengetahui nama batuan pada goa lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penarikan penamaan pada kedua goa didapatkan nama batuannya yaitu Wackestone. Kemudian analisa paleontologi untuk menentukan umur relatif dan lingkungan batimetri. Setelah dilakukan analisa pada Goa Kelambit Besar ditemukan fosil foraminifera planktonik antara lain Orbulina universa, Globigerinoides diminutus, Globorotalia obessa, Globigerina occlusa dan didapatkan umur Early Miocene – Middle Miocene (N7 – N9), kemudian pada foraminifera bentonik ditemukan fosil Discorbis sp, Cibicides praecinctus, Schubertia tessellate, Uvigerina schwageri yang berada pada lingkungan batimetri Neritik Tepi – Neritik Tengah. Sedangkan Goa Kelambit Kecil ditemukan fosil foraminifera planktonik yaitu Globigerinoides subquadratus, Globigerina praebulloides, Orbulina universa, Hestigerina praesiphonifera, Globigerinoides trilobus dan didapatkan umur Early Miocene – Middle Miocene (N8 – N13), kemudian ditemukan fosil foraminifera bentonik yaitu Lenticula iota, Amphistegina quoyii, Planularia siddalliana, Fissurina quadrata, Tubinella inornata yang berada pada lingkungan batimetri Neritik Tepi – Neritik Luar. Dilakukan juga analisa sampel air untuk mengetahui kualitas dan kadar nitrat serta nitrit yang terdapat pada air goa. Berdasarkan hasil analisa laboratorium mengenai syarat kualitas air minum, dari segi kekeruhan, TDS, pH, nitrat, nitrit, warna termasuk dalam kategori layak untuk dijadikan sebagai sumber air minum, namun untuk kategori parameter bakteri Total Coliform dan Escherichia coli yang tinggi, sehingga air tersebut tidak layak dipakai untuk sumber air minum. Lalu, kandungan nitrat dan nitrit yang terkandung cenderung menurunkan pH air dalam goa, yang membuat lingkungan goa menjadi lebih asam. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan goa melalui pendekatan geoethics. Penilaian geosite menggunakan pendekatan geoethics menekankan pentingnya pengelolaan yang hati-hati, terutama karena goa ini sangat rentan terhadap perubahan hidrologis. Struktur goa yang sederhana membuatnya sensitif terhadap gangguan, sehingga pengelolaan yang hati-hati diperlukan untuk melindungi oranamen goa dan ekosistemnya. Pembatasan jumlah pengunjung dapat menjadi solusi untuk menjaga kelestarian goa. Selain itu, edukasi kepada masyarakat lokal mengenai dampak pertanian, khususnya penggunaan pupuk nitrogen, sangat penting untuk menjaga kualitas air di goa. Teknologi seperti drone multispektral dapat digunakan untuk membantu memantau kondisi disekitar goa tanpa merusak lingkungan, sehingga pengelolaan geosite dapat dilakukan dengan lebih efisien. Untuk menjaga kelestarian goa, pengelolaan tersebut harus berbasis pada prinsip keberlanjutan, termasuk pengaturan kapasitas pengunjung dan penerapan jalur wisata yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat lokal sangat penting untuk memastikan bahwa pelestarian Goa Kelambit Kecil tetap terjaga dalam jangka panjang.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Geosite, Geoethics, Goa, LiDAR, Parameter Morfometrik |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA703-712 Engineering geology. Rock mechanics. Soil mechanics.Underground construction |
Divisions: | 03-Faculty of Engineering > 34201-Geological Engineering (S1) |
Depositing User: | Amalya Murhidayati Azzahra |
Date Deposited: | 11 Mar 2025 07:42 |
Last Modified: | 11 Mar 2025 07:42 |
URI: | http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/168264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |