Analisis Daya Saing Industri Makanan di Sumatera Selatan (Peer Review)

Mukhlis, Mukhlis (2021) Analisis Daya Saing Industri Makanan di Sumatera Selatan (Peer Review). Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. (Unpublished)

[thumbnail of 20_Daya Saing Industri Makanan.pdf]
Preview
Text
20_Daya Saing Industri Makanan.pdf

Download (621kB) | Preview
[thumbnail of 20_Daya Saing Industri Makanan.pdf]
Preview
Text
20_Daya Saing Industri Makanan.pdf

Download (639kB) | Preview

Abstract

Penelitian Analisis Daya Saing Industri Makanan Di Sumatera Selatan, memberikan gambaran bahwa industri makanan di Sumatera Selatan memiliki daya saing diukur dengan Nilai Tambah, Unit Labor Cost (ULC) dan Efisiensi dan setelah dibandingkan dengan variabel yang sama untuk industri makanan di Lampung dan Bangka Belitung (Babel). Rata-rata nilai tambah industri makanan Sumsel 1,96 kali lebih besar dari rata-rata nilai tambah industri makanan Lampung dan 2,59 kali lebih besar dari rata-rata nilai tambah industri makanan Babel . Dari aspek biaya tenaga kerja , ULC industri makanan di Sumsel sebesar 0,22 lebih rendah dari ULC industri makanan di lampung yang sebesar 0,31 dan Babel yang sebesar 0,40. Semakin rendah nilai ULC suatu industri, semakin berdaya saing industri tersebut. Tingkat efisiensi industri makanan di Sumsel yang sebesar 1,02 menunjukkan bahwa industri makanan di Sumsel terklasifikasi efisien, sementara tingkat efisiensi indukstri makanan di lampung dan Babel hanya sebesar 0,69 yang terklasifikasi belum efisien.

Item Type: Other
Subjects:
Divisions: 01-Faculty of Economics > 60201-Development Economics (S1)
Depositing User: Dr. Mukhlis Mukhlis
Date Deposited: 17 Sep 2021 08:36
Last Modified: 17 Sep 2021 08:36
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/54190

Actions (login required)

View Item View Item