Pilkada Serentak:Gagasan Demokrasi Lokal

Alfitri, Alfitri (2007) Pilkada Serentak:Gagasan Demokrasi Lokal. Technical Report. Berita Pagi.

[img]
Preview
Text
Pilkada_Serentak_Gagasan_Demokrasi_Lokal.pdf - Published Version

Download (372kB) | Preview

Abstract

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung di Sumatera Selatan pada 2008 memunculkan wacana untuk mengadakan pilkada serentak sebagai gagasan demokrasi lokal. Gagasan tersebut cukup logis mengingat pelaksanaan pilkada yang menelan banyak biaya, selain itu juga dapat mengatasi kejenuhan rakyat. Wacana pilkada secara serentak perlu disikapi, pertama Efisiensi biaya pilkada tidak hanya menghindari tersedotnya dana APBD yang notabene nya adalah uang rakyat. Tetapi juga kita belajar untuk membangun kultur berhemat, kedua meminimalisir berbagai kecurangan kandidat calon dalam memobilisasi massa dan dana kampanye. Maraknya praktek Money politics dalam pilkada yang terjadi dimasyarakat merupakan bukti nyata dan sudah merupakan rahasia umum. Ketiga, membangun sistem pilkada yang baku. ini merupakan bagian dari pembenahan sistem politik di daerah yang menyatu dengan sisstem politik nasional. Sudah saatnya setiap kompenen yang berwenang dapat berpikir jernih dan rasional bahwa pilkada serentak dapat dijadikan sebagai momentum penting bagi rakyat untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Uncontrolled Keywords: Pilkada,Demokrasi lokal,Efisiensi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM461-473 Schools of sociology. Schools of social thought
Divisions: Faculty of Social and Politic Science > 69101-Sociology (S2)
Depositing User: Prof. Dr. Alfitri M.Si.
Date Deposited: 06 Sep 2019 12:32
Last Modified: 06 Sep 2019 12:32
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/6539

Actions (login required)

View Item View Item