Pengaruh Perbedaan Topografi Terhadap Variasi Intensitas Curah Hujan Pada Prediksi Kehilangan Tanah

Agus, Lestari Yuono and Dinar, Dwi Anugerah Putranto and Sarino, Sarino (2014) Pengaruh Perbedaan Topografi Terhadap Variasi Intensitas Curah Hujan Pada Prediksi Kehilangan Tanah. In: Seminar Nasional pengelolaan DAS Terpadu Untuk Kesejahteraan Masyarakat 2014, 30 September 2014, University ofBrawijaya, Malang, Indonesia.

[img] Text (Co Author Seminar Nasional pengelolaan DAS Terpadu Untuk Kesejahteraan Masyarakat 2014)
Full_Paper_Seminar_DAS-_Agus_Dan_Dinar_DA_Putranto-2014_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (518kB) | Request a copy

Abstract

Manajemen Daerah Aliran Sungai, perencanaan pertanian, studi erosi, dan aplikasi Teknik data spasial, membutuhkan karakteristik data curah hujan untuk menyajikan atau menggambarkan proses hidrologi secara benar. Pada daerah pegunungan atau berbukit dengan variasi perbedaan topografi akan mempengaruhi besarnya curah hujan yang berbeda pada masing-masing perbedaan elevasi tersebut. Pada wilayah dengan bentuk topografi yang sangat bervariasi ketinggiannya, modifikasi sebaran curah hujan akibat pengaruh ketinggian perlu diperhatikan. Saat ini, penggunaan teknik interpolasi yang didasarkan pada kondisi Topografi dan penambahan parameter kedalam interpolasi curah hujan menjadi pertimbangan sekaligus untuk meredusir ketersediaan sebaran stasiun pengamatan curah hujan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik curah hujan dan parameter curah hujan pada wilayah Topografi bervariasi pada sub DAS Kikim. Penentuan intensitas hujan dengan menggunakan persamaan Mononobe tidak bisa diperoleh intensitas hujan jangka waktu 30 menit seperti kebutuhan untuk aplikasi perhitungan erosi lahan menggunakan persamaan USLE/RUSLE dan persamaanpersamaan yang lain. Untuk itu digunakan hujan jangka pendek, sehingga perlu dilakukan konversi. Untuk menentukan intensitas hujan berdasarkan hujan jangka pendek, maka dibuat kurva IDF (Intensity-Duration-Frequency Curve) untuk masing masing metode yaitu : Talbot, Sherman dan Ishiguro yang kemudian dilakukan uji kesesuaian untukdipilih yang paling mendekati dengan kondisi dilapangan. Hasil dari perhitungan dan pembacaan dalam kurve IDF, selanjutnya digambarkan sebarannya dengan menggunakan metode regresi berdasarkan ketinggian kontur yang ada. Metode sebaran curah hujan yang digunakan dengan menggunakan metode ketinggian kontur berdasarkan parameter perbedaan antara curah hujan dengan Intensitas hujan 30 menit pada periode ulang 2tahunan dan ketinggian (r) diperoleh persamaan distribusi kelas Intensitas curah hujan untuk 30 menit adalah = 77,06+ (0,003x Elevasi).

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Variasi Topografi, Coefisien Variasi, IDF
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1501-1800 Ocean engineering
Depositing User: Dr. Ir. Dinar Dwi Anugerah Putranto
Date Deposited: 06 Jan 2020 06:08
Last Modified: 06 Jan 2020 06:08
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/7594

Actions (login required)

View Item View Item