PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PUTUSAN BEBAS DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK (STUDI PUTUSAN NO.51/PID.SUS/2016/PN.KBU)

KUSUMA, KHRISNA TEDJA and Nashriana, Nashriana and Neisa, Angrum Adisti (2022) PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PUTUSAN BEBAS DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK (STUDI PUTUSAN NO.51/PID.SUS/2016/PN.KBU). Undergraduate thesis, Sriwijaya University.

[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_TURNITIN.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_TURNITIN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (13MB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_01_front_ref.pdf]
Preview
Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_01_front_ref.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_02.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_02.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (363kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_03.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_03.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (862kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_04.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_04.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (320kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_05_ref.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_05_ref.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (449kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_06_lamp.pdf] Text
RAMA_74201_02011281924096_0018096509_0003128803_06_lamp.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

apa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dan bagaimana perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Kotabumi dalam menjatuhkan putusan dinilai belum memenuhi rasa keadilan. Dengan dibebaskannya terdakwa oleh majelis hakim maka itu salah satu bentuk pengurangan hak bagi anak korban kekerasan seksual dalam perkara ini. Anak korban kekerasan seksual berhak mendapatkan perlindungan hukum baik secara fisik, mental, maupun ekonomi agar dapat terjamin hak-haknya. Perlindungan hukum bagi anak korban tindak pidana dalam hal ini korban tindak pidana kekerasan seksual telah diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 23 Tahun 2002 sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang pada pokoknya menjelaskan bahwa setiap anak yang menjadi korban tindak pidana berhak mendapatkan bantuan hukum dan bantuan lainnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan hakim, kekerasan seksual, undang-undang perlindungan anak, pertanggungjawaban pidana
Subjects: K Law > K Law (General) > K5015.4-5350 Criminal law > K5015.6.C74 Criminal law -- Encyclopedias
Divisions: 02-Faculty of Law > 74201-Law (S1)
Depositing User: Khrisna Tedja Kusuma
Date Deposited: 19 Jan 2023 11:04
Last Modified: 19 Jan 2023 11:04
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/86633

Actions (login required)

View Item View Item