LAJU KOROSI HASIL PENGELASAN KOMBINASI BAJA ASTM A-36 YANG DI PREHEAT DAN PWHT MENGGUNAKAN AIR LIMBAH TPA DAN AIR SUNGAI MUSI

AMALIYADI, DIDI TRI and Pratiwi, Diah Kusuma (2018) LAJU KOROSI HASIL PENGELASAN KOMBINASI BAJA ASTM A-36 YANG DI PREHEAT DAN PWHT MENGGUNAKAN AIR LIMBAH TPA DAN AIR SUNGAI MUSI. Undergraduate thesis, Sriwijaya University.

[img]
Preview
Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_01_front_ref.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Preview
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_02.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (465kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_03.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (544kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_04.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (591kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_05.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (297kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_06.ref.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (172kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_21201_03051381419132_0023085912_07_lamp.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Baja karbon rendah sering sekali digunakan pada dunia industri, otomotif, konstruksi, dll karena mempunyai sifat yang ulet, mampu mesin, mampu tempa dan mampu las yang baik. Akan tetapi baja karbon rendah mempunyai kekurangan tersendiri yaitu tingkat kekerasannya yang rendah dan rentan terhadap korosi. Shield Metal Arc Welding (SMAW) adalah jenis pengelasan yang sering digunakan dan tergolong ekonomis dibandingkan dengan jenis pengelasan lainnya, salah satunya pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) yang memiliki kualitas lebih baik dari pada pengelasan SMAW dan juga pengelasan GTAW lebih mahal biayanya dibandingkan pengelasan SMAW dikarenakan menggunakan gas pelindung berupa gas Argon atau Helium. Gas pelindung yang digunakan GTAW dapat mengurangi oksidasi sehingga bisa meminimalisir cacat yang terjadi pada logam las. Pendinginan yang cepat memilik dampak buruk bagi sifat fisik dan sifat mekanik, untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pemanasan awal sebelum pengelasan yaitu Preheat dan pemanasan setelah pengelasan yaitu Post Weld Heat Treatment yang juga berpengaruh pada hasil laju korosi. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji laju korosi, sifat fisik dan sifat mekanik pada sambungan kombinasi GTAW-SMAW yang dilakukan perlakuan Preheat dan Post Weld Heat Treatment. Pengelasan dilakukan terhadap spesimen Baja Karbon Rendah ASTM A-36 dengan dimensi 200 x 250 mm dan tebal plat 19 mm untuk masing-masing sambungan. Posisi pengelasan yang digunakan yaitu 1G atau posisi dibawah tangan. Jenis sambungan yang digunakan yaitu Butt Joint dengan menggunakan kampuh Single V terbuka dan arus yang digunakan sebesar 150A. Kawat las yang digunakan adalah TG-S50 untuk Root Pass dengan metode GTAW dan RD-718 untuk Filler Pass dengan metode SMAW. Masing-masing spesimen diberi perlakuan yang berbeda yaitu satu spesimen tanpa perlakuan satu spesimen diberi perlakuan Preheat sampai temperature 150oC, satu spesimen diberi perlakuan Post Weld Heat Treatment pada temperature 620 oC dan spesimen terakhir diberi 2 perlakuan tersebut. Setelah itu dilakukan pengujian Dye Penetrant untuk melihat cacat pada permukaan daerah las lalu dilanjutkan dengan pengujian Metalografi Makro dan Mikro. Selanjutnya sebagian spesimen hasil las di lanjutkan dengan pengujian kekerasan Brinell dan Rockwell untuk mengetahui kekerasan penampang daerah lasan, dan sebagian spesimen di lanjutkan dengan menimbang berat sebelum dilakukannya korosi dan setelah itu dilakukan lagi penimbangan setelah korosi. Hasil pengujian komposisi kimia spesimen merupakan baja karbon rendah dengan kandungan karbonnya 0,21% dengan nilai Carbon Equivalent nya 0,5623 wt%. Hasil pengujian Dye Penetrant terdapat cacat yang terjadi pada sambungan preheat yaitu cacat spatter, pada sambungan tanpa perlakuan dan preheat + post weld heat treatment terdapat cacat porosity, sedangkan sambungan dengan post weld heat treatment tidak terdapat cacat. Hasil pengujian laju korosi pada media korosif air sungai musi dan air limbah sampah, nilai laju korosi tertinggi pada spesimen tanpa perlakuan yaitu 5,67 Mpy dan 9,75 Mpy, sedangkan nilai laju korosi terendah terdapat pada spesimen preheat + post weld heat treatment yaitu 4,20 Mpy dan 4,58 Mpy. Hasil pengujian kekerasan Brinell menghasilkan nilai kekerasan tertinggi pada spesimen tanpa perlakuan yaitu 190,17 BHN dibagian logam las, sedangkan nilai kekerasan terendah pada spesimen perlakuan preheat + post weld heat treatment yaitu 175,856 BHN. Hasil pengujian kekerasan Rockwell menghasilkan nilai kekerasan tertinggi pada spesimen tanpa perlakuan yaitu 55 HRC dibagian logam las, sedangkan nilai kekerasan terendah pada spesimen perlakuan preheat + post weld heat treatment yaitu 43 HRC.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: SMAW, GTAW, Preheat, Post Weld Heat Treatment, Korosi
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ1125-1345 Machine shops and machine shop practice > TJ1185 General works Machine tools and machining Including errors in workmanship, accuracy of fitting, etc. > TJ1185.A455 Metal-cutting. Steel alloys. Heat resistant alloys
Divisions: 03-Faculty of Engineering > 21201-Mechanical Engineering (S1)
Depositing User: Mr. Afrizal Aziz
Date Deposited: 21 Oct 2019 06:10
Last Modified: 21 Oct 2019 06:10
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/12227

Actions (login required)

View Item View Item