ANALISIS POTENSI NANOCURCUMIN TERKAPSULASI APOTRANSFERRIN SEBAGAI INOVASI PENGEMBANGAN TERAPI PADA PENDERITA HIV/AIDS

Wijaya, Surya and Arifin, Muthmainnah (2013) ANALISIS POTENSI NANOCURCUMIN TERKAPSULASI APOTRANSFERRIN SEBAGAI INOVASI PENGEMBANGAN TERAPI PADA PENDERITA HIV/AIDS. SCRIPTA: Jurnal Ilmiah Kedokteran Universitas Sumatera Utara, 1 (2). pp. 45-53. ISSN 2088-8686

[thumbnail of Wijaya, Surya dan Muthmainnah Arifin. Analisis Potensi Nanocurcumin Terkapsulasi Apotransferrin sebagai Inovasi Pengembangan Terapi pada Penderita HIV/AIDS. SCRIPTA 2013; 2(1): 45-53: ISSN: 2088-8686.]
Preview
Text (Wijaya, Surya dan Muthmainnah Arifin. Analisis Potensi Nanocurcumin Terkapsulasi Apotransferrin sebagai Inovasi Pengembangan Terapi pada Penderita HIV/AIDS. SCRIPTA 2013; 2(1): 45-53: ISSN: 2088-8686.)
Surya_Wijaya_FK_Universitas_Sriwijaya_Tinjauan_Pustaka.pdf

Download (391kB) | Preview

Abstract

Abstrak Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) telah menjadi pandemi yang mengkhawatirkan karena belum ditemukan obat dan vaksin untuk pengobatan HIV/AIDS. Salah satu zat poten untuk menghambat replikasi HIV adalah curcumin. Hambatan besar dalam penggunaan curcumin adalah bioavailabilitas yang rendah. Namun, hal itu dapat diatasi dengan menggunakan sistem penghantaran obat melalui nanopartikel apotransferrin. Penggunaan nanocurcumin terkapsulasi apotransferrin tidak hanya dapat menghambat siklus replikasi HIV, namun juga dapat memperbaiki gejala yang ditimbulkan oleh infeksi HIV. Hal ini menunjukkan bahwa nanocurcumin terkapsulasi apotransferrin memiliki potensi kuat untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi alternatif terapi HIV/AIDS dengan efek samping dan toksisitas yang rendah. Kata kunci: HIV/AIDS, curcumin, nanocurcumin, nanopartikel, apotransferrin. Abstract Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) has become a worrying pandemy because there are no vaccine and treatment for HIV/AIDS. One of potent substances to inhibit HIV replication is curcumin. But, the big challenge of curcumin application is its low bioavailability. Nevertheless, it can be overcome by using apotransferrin nanoparticle as drug delivery system. The application of apotransferrin-encapsulated nanocurcumin not only can inhibit HIV replication cycle, but also can treat HIV-associated symptoms. It shows that apotransferrin-encapsulated nanocurcumin has a great potency for future development of HIV/AIDS alternative therapy with minimal side effect and toxicity. Keyword: HIV/AIDS, curcumin, nanocurcumin, nanoparticle, apotransferrin.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
Divisions: 04-Faculty of Medicine > 11201-Medicine (S1)
Depositing User: Mr. Surya Wijaya
Date Deposited: 29 Nov 2019 11:08
Last Modified: 29 Nov 2019 11:08
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/19196

Actions (login required)

View Item View Item