EVALUASI PENATALAKSANAAN RUPTUR KORNEA/KORNEA-SKLERA AKIBAT TRAUMA MEKANIK DI DEPARTEMEN MATA RUMAH SAKIT MOMAMMAD HOESIN PALEMBANG PERIODE JANUARI 2003-DESEMBER 2004

YUNITA, YUNITA and Fidalia, Kamal and Theodorus, Theodorus (2005) EVALUASI PENATALAKSANAAN RUPTUR KORNEA/KORNEA-SKLERA AKIBAT TRAUMA MEKANIK DI DEPARTEMEN MATA RUMAH SAKIT MOMAMMAD HOESIN PALEMBANG PERIODE JANUARI 2003-DESEMBER 2004. Undergraduate thesis, Sriwijaya University.

[img] Text
RAMA_11201_04013100008.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (40MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_01_front_ref.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (9MB) | Preview
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_02.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_03.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_04.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (14MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_05.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_06.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_07_ref.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (434kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04013100008_8859820016_0015096002_08_lamp.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Mata mempunyai sistem pelindung yang cukup baik, namun masih sering mendapat trauma dari dunia luar. Trauma dapat mengakibatkan kerusakan pada bola mata dan kelopak, saraf mata dan rongga orbita yangdapat menimbulkan penyulit sehingga mengganggu fungsi penglihatan. Ruptur merupakan keadaan emergensi mata, karena bisa menyebabkan isi bola mata keluar ataupun menyebabkan masuknya mikroorganisme. Robeknya/laserasi/rupture komea/komea-sklera dapat terjadi akibat trauma, mulai dari trauma non perforasi sampai full thickness yang dapat melibatkan struktur intra okuler. Penelitian ini secara umum ditujukan untuk mengetahui bagaimana evaluasi penatalaksanaan penderita ruptur komea/komea-sklera/komea-sklera yang dirawat di Departeman Mata RSMH Palembang periode Januari 2003 s.d. Desember 2004 yang datanya ditemukan lengkap saat penelitian berlangsung. Dari hasil penelitian diketahui dari 22 orang sampel, laki-laki lebih banyak mengalami ruptur komea/komea-sklera dan lebih dari 2 kali lipat dari wanita.. Kelompok usia kurang dari 20 tahun dan yang belum bekerja merupakan kelompok terbanyak yang mengalami ruptur komea/komea-sklera. Yang mengalami ruptur kornea mumi lebih banyak dibandingkan dengan ruptur komea-sklera Jenis trauma terbanyak adalah trauma mekanik tajam. Penyebab trauma pada penelitian ini bermacam-macam, kebanyakan terjadi akibat terkena paku. Sebagian besar penderita mempunyai derajat visus awal yang sangat rendah yaitu termasuk tingkat buta. Penatalaksanaannya adalah dengan melakukan koreksi/repair terhadap ruptur dan komplikasinya. Hanya sedikit yang memerlukan prosedur operasi lebih lanjut atau koreksi pascaoperasi. Derajat visus terbaik setelah koreksi sebagian dari sampel masih sangat jelek yaitu mempunyai visus termasuk dalam buta kategori 4 sampai kategori 5, dan sedikit sekali yang mempunyai visus hampir normal sampai normal. Penderita rupture komea/komea-sklera yang telah dilakukan koreksi kebanyakan derajat visusnya tetap yaitu sebanyak duapertiganya termasuk yang telah dikoreksi dengan tindakan eviserasi. Komplikasi praoperasi yang terbanyak adalah prolaps iris, sedangkan komplikasi intraoperasi sangat jarang terjadi. Dan Lebih dari setengah penderita tidak terjadi komplikasi postoperasi. Keadaan mata postoperasi yang terbanyak yaitu palpebra edema, kemudian kornea edema. Alternatif pemecahan masalah antara lain dengan mengisi status rekam medik dengan lengkap dan jelas, sehingga bisa didapatkan informasi yang lengkap dan jelas pula. Alternatif lainnya yaitu dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk menghindari pada mata seperti menghindari trauma tumpul perkelahian, trauma tumpul akibat kecelakaan tidak dapat dicegah, memakai pelindung mata pada pekerja yang mempunyai resiko tinggi terjadinya trauma pada mata, dan mengawasi anak-anak yang sedang bermain yang mungkin membahayakan matanya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ruptur kornea, Trauma mekanik
Subjects: R Medicine > RE Ophthalmology > RE91-912 Particular diseases of the eye
Divisions: 04-Faculty of Medicine > 11201-Medicine (S1)
Depositing User: Mrs Furika Furika
Date Deposited: 22 Sep 2022 05:01
Last Modified: 22 Sep 2022 05:01
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/79084

Actions (login required)

View Item View Item