HUBUNGAN ANTARA KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA DAN INFEKSI PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUP DR. MOHD. HOESIN PALEMBANG

AMELIA, HASBY and Triratna, Silvia and Thaha, M. Athuf (2010) HUBUNGAN ANTARA KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA DAN INFEKSI PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUP DR. MOHD. HOESIN PALEMBANG. Undergraduate thesis, Sriwijaya University.

[img] Text
RAMA_11201_04061001104.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (38MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
RAMA_11201_04061001104_01_Front_ref.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (12MB) | Preview
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_02.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (13MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001015_03.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_04.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_05.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_06.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_07.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_08_ref.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
RAMA_11201_04061001104_09_lamp.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi adalah proses masuk dan penggandaan mikroorganisme di dalam tubuh yang menimbulkan manifestasi klinis berupa kerusakan jaringan atau fungsi. Saat ini infeksi merupakan salah satu penyebab kematian bayi yang cukup tinggi angka kejadiannya setelah prematuritas dan asfiksia. Bahkan, infeksi menjadi penyebab kematian terbanyak pada periode neonatus. Infeksi pada bayi baru lahir dapat melalui beberapa cara, yaitu infeksi intrauterin, infeksi intrapartum dan infeksi postnatal. Salah satu faktor risiko infeksi intrapartum adalah ketuban pecah sebelum waktunya. Pecahnya ketuban menyebabkan adanya hubungan langsung antara ruang intra amnion dan dunia luar sehingga dapat teijadi infeksi ascenden dari vagina ke intra uterin. Meskipun kejadian infeksi pada bayi baru lahir cukup banyak, akan tetapi belum ada data atau penelitian yang menjelaskan hubungannya dengan faktor risiko ketuban pecah sebelum waktunya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara ketuban pecah sebelum waktunya dan kejadian infeksi pada bayi baru lahir. Metode. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 122 orang dengan sumber data berasal dari rekam medis bagian neonatus Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Mohd. Hoesin Palembang periode 1 Januari30 Juni 2008. Seluruh subjek memiliki data rekam medis lengkap dan tidak memiliki kriteria eksklusi, seperti bayi berumur >7 hari, lahir preterm maupun postterm, berat badan lahir rendah, lahir dengan tindakan pervaginam, lahir dengan persalinan lama, ibu bayi menderita infeksi jalan lahir, demam atau diabetes melitus, bayi memiliki kelainan kongenital, seperti atresia ani, omphalocele, atau gastrochizis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ketuban pecah sebelum waktunya pada riwayat kelahiran bayi sedangkan infeksi pada bayi baru lahir sebagai variabel terikat, yaitu insiden sepsis, bronkopneumonia, dan meningitis. Hasil. Sebanyak 41 orang (33,6%) dari 122 subjek penelitian menderita infeksi. Bayi yang lebih sering mengalami infeksi adalah bayi perempuan. Jenis infeksi tunggal yang banyak teijadi berturut-turut adalah bronkopneumonia (36,58%), sepsis (26,83%), dan meningitis (2,44%) sedangkan infeksi gabungan yang sering ditemui adalah sepsis dan bronkopneumonia (19,51%). Infeksi lebih banyak teijadi pada bayi berumur 0-3 hari. Kejadian ketuban pecah sebelum waktunya pada riwayat kelahiran bayi ada sebanyak 27 orang (22,1%). Masing-masing 18 bayi memiliki faktor risiko lama periode laten pecah ketuban >12 jam dan ketuban berwarna keruhhijau, sedangkan faktor risiko ketuban yang berbau busuk ditemukan pada 10 bayi. Adanya hubungan antara ketuban pecah sebelum waktunya dan infeksi pada bayi baru lahir ditunjukkan dengan hasil statistik p = 0,001 (p<0,05; OR 4,07). Kesimpulan. Terdapat hubungan antara ketuban pecah sebelum waktunya dan infeksi pada bayi baru lahir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ketuban pecah sebelum waktunya, infeksipada bayi baru lahir
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics
Divisions: 04-Faculty of Medicine > 11201-Medicine (S1)
Depositing User: Mrs Beta Ria Febrianti
Date Deposited: 12 Oct 2022 05:01
Last Modified: 12 Oct 2022 05:01
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/80668

Actions (login required)

View Item View Item