EFEKTIVITAS SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI KOTA PALEMBANG

Amin, M. Baitullah Al (2015) EFEKTIVITAS SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI KOTA PALEMBANG. Technical Report. Lembaga Penelitian Universitas Sriwijaya, Indralaya. (In Press)

[img] Text
LAPORAN_AKHIR_SATEKS_2015_(M._BAITULLAH_AL_AMIN).pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

Kota Palembang merupakan kota metropolitan yang terus berkembang terutama dalam pembangunan lahan. Hal ini berpotensi menyebabkan frekuensi banjir menjadi lebih sering terjadi yang disebabkan karena adanya peningkatan debit limpasan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan menerapkan konsep sustainable urban drainage system (SUDS). Penelitian ini membahas mengenai penerapan konsep SUDS dalam mengurangi dampak banjir di perkotaan. Lokasi penelitian adalah sistem drainase di kawasan sekitar kolam retensi Siti Khadijah Palembang. Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu studi pustaka, pengumpulan data, pengolahan data, pemodelan dan simulasi, dan analisis serta pembahasan. Pemodelan hidrologi untuk memperhitungkan hidrograf banjir dan penelusuran banjir di kolam retensi dilakukan dengan bantuan program HEC-HMS. Adapun pemodelan komponen SUDS dilakukan menggunakan konsep low impact development (LID) yang tersedia dalam program SWMM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kolam retensi saat ini sudah tidak mencukupi, dimana debit puncak banjir periode ulang 5 tahun sebesar 22,2 m3/s berpotensi menggenangi kawasan sekitar kolam dengan luasan mencapai 11,39 Ha. Pengendalian banjir menggunakan pompa berkapasitas total 4 m3/s mampu mereduksi luasan genangan sebesar 69,53%, sedangkan pengendalian banjir dengan perencananaan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30% hanya mampu mereduksi genangan banjir sebesar 13,35%. Walaupun demikian, penyediaan RTH dapat memberikan manfaat jangka panjang terutama untuk penahan banjir, konservasi air tanah, rekreasi, penciptaan iklim mikro, estetika dan sebagainya. Kombinasi pengendalian banjir menggunakan pompa banjir dan perencanaan RTH mampu mereduksi luasan genangan banjir sebesar 76,56%. Dengan metode pengendalian tersebut diperoleh elevasi muka air maksimum adalah +3,70 m dan debit puncak banjir sebesar 20,3 m3/s, dengan potensi lama genangan hanya selama 20 menit.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA1-2040 Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1-978 Hydraulic engineering
Divisions: 03-Faculty of Engineering > 22201-Civil Engineering (S1)
Depositing User: M. Baitullah Al Amin
Date Deposited: 27 Sep 2019 11:55
Last Modified: 27 Sep 2019 11:55
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/8488

Actions (login required)

View Item View Item