Penentuan Pola Perubahan Salinitas pada Penetasan dan Pemeliharaan Larva Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Asal Sumatera Selatan

Zikri, Obie and Taqwa, Ferdinand Hukama and Marsi, Marsi (2013) Penentuan Pola Perubahan Salinitas pada Penetasan dan Pemeliharaan Larva Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Asal Sumatera Selatan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1 (1). pp. 45-56. ISSN 2303-2960

[thumbnail of cover_galah_2.pdf]
Preview
Text
cover_galah_2.pdf

Download (312kB) | Preview
[thumbnail of ferdinand_galah_gabung_2.pdf]
Preview
Text
ferdinand_galah_gabung_2.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pola perubahan salinitas pada penetasan telur dan pemeliharaan yang paling efektif bagi udang galah asal Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan April 2012 di Balai Riset Perikanan Perairan Umum, Banyuasin Sumatra Selatan. Penelitian ini menggunakan empat metode perlakuan penerapan salinitas yang berbeda untuk air media penetasan telur dan air media pemeliharaan larva. Metode 1 media penetasan dan media pemeliharaan larva pada salinitas 12 ppt dipertahankan hingga pascalarva. Metode 2 media penetasan pada salinitas ~0 ppt sampai 4 ppt, dan media pemeliharaan larva ditingkatkan salinitasnya saat larva berumur 2 hingga 8 hari dari salinitas 4 sampai 12 ppt lalu salinitas 12 ppt dipertahankan hingga pascalarva. Metode 3 media penetasan pada salinitas ~0 ppt, dan media pemeliharaan larva ditingkatkan salinitasnya saat larva berumur 1 hingga 6 hari dari saliinitas ~0 sampai 12 ppt lalu saat umur larva 17 hari salinitas 12 ppt diturunkan secara bertahap sampai ~0 ppt hingga pascalarva. Metode 4 media penetasan pada salinitas ~0 ppt, dan media pemeliharaan larva ditingkatkan salinitasnya saat larva berumur 1 hingga 6 hari pada saliinitas ~0 sampai 13 ppt lalu saat umur larva 17 hari salinitas 12 ppt diturunkan secara bertahap sampai ~0 ppt hingga pascalarva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode 4 paling baik dalam hal kecepatan waktu penetasan dan penerapan perubahan salinitas paling efektif dengan pencapaian kemampuan hidup larva terlama yaitu 24 hari. Tetapi, masih terjadi kegagalan dalam menjaga kondisi suhu air pada saat penambahan air tawar pengencer salinitas dalam volume yang banyak sehingga mengakibatkan kematian total.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: pola, salinitas, penetasan, pemeliharaan, larva udang galah
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 05-Faculty of Agriculture > 54243-Aquaculture (S1)
Depositing User: Mr. Ferdinand Hukama Taqwa
Date Deposited: 07 Oct 2019 04:29
Last Modified: 07 Oct 2019 04:29
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/9428

Actions (login required)

View Item View Item