KEABSAHAN ROYA PARSIAL YANG TIDAK DIPERJANJIKAN BERDASARKAN PADA PASAL 2 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN

NOVRITALOKA, ELISA and Muntaqo, Firman (2025) KEABSAHAN ROYA PARSIAL YANG TIDAK DIPERJANJIKAN BERDASARKAN PADA PASAL 2 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN. Masters thesis, Sriwijaya University.

[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_cover.jpg] Image
RAMA_74102_02022682226035_cover.jpg - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (136kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_TURNITIN.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_TURNITIN.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (16MB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_01_front_ref.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_01_front_ref.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (635kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_02.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_02.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (164kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_03.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_03.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (306kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_04.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_04.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (66kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_05_ref.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_05_ref.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (140kB) | Request a copy
[thumbnail of RAMA_74102_02022682226035_00011116302_06_lamp.pdf] Text
RAMA_74102_02022682226035_00011116302_06_lamp.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tanah berikut bangunan yang dijadikan sebagai agunan atas kredit kontruksi. Dengan terjualnya unit rumah tersebut, maka pihak pengembang harus melakukan pemecahan sertipikat induk. Pemecahan sertipikat dilakukan melalui roya parsial/penghapusan sebagian dari hak tanggungan, sesuai dengan apa yang diperjanjikan di dalam akta pemberian hak tanggungan, akan tetapi nyatanya tidak diperjanjikan terlebih dahulu di akta pemberian hak tanggungan. Adapun rumusan masalah yang terdapat dalam tesis ini adalah bagaimana pelaksanaan roya parsial hak tanggungan yang tidak diperjanjikan, keabsahan roya parsial tidak diperjanjikan jika hubungkan dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang tentang Hak Tanggungan, tanggung jawab kementrian ATR/BPN terhadap pelaksanaan roya parsial yang tidak diperjanjikan, peraturan roya parsial yang tidak diperjanjikan pada masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan bantuan data empiris. Maka hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Pelaksanaan roya parsial di kementrian ATR/BPN adalah hasil dari pengajuan pihak debitur setelah melakukan pelunasan terhadap sebagian kredit kontruksi. Roya parsial dapat dilakukan apabila terlebih dahulu di perjanjikan di APHT, jika tidak diperjanjikan maka yang berlaku adalah hak tanggungan merupakan satu kesatuan yang utuh sehingga tidak dapat dibagi-bagi. Tanggungjawab Kementrian ATR/BPN terhadap pelaksanaan dari roya parsial yang tidak diperjanjikan dalam APHT adalah Kementrian ATR/BPN dapat dikenakan sanksi administrasi dan perdata. Pengaturan mengenai roya parsial yang akan datang sangat dibutuhkan karena UUHT yang berlaku saat ini tidak mengatur mengenai roya yang tidak diperjanjikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General) > K1066-1089 Banking
K Law > K Law (General) > K3150 Public law
K Law > K Law (General) > K3400-3431 Administrative law
K Law > K Law (General) > K600-615 Private law
K Law > K Law (General) > K7265-7305 Contracts
K Law > K Law (General) > K840-917 Contracts
Divisions: 02-Faculty of Law > 74102-Notarial Law (S2)
Depositing User: Elisa Novritaloka
Date Deposited: 14 Mar 2025 04:34
Last Modified: 14 Mar 2025 04:34
URI: http://repository.unsri.ac.id/id/eprint/168727

Actions (login required)

View Item View Item